Saya Suka Sepi Tapi Tidak Suka Kesepian Adakalanya saya sangat menyukai sepi, mungkin bisa dibilang saya memang sangat menyukai sepi tapi saya tidak suka kesepian. Ada perbedaan antara keduanya – sepi dan kesepian. Sepi itu tidak ramai, namun sepi saya bisa saja ramai, ramainya berasal dari pikiran saya sendiri. Di luar tak banyak suara, namun dengan lantang saya banyak bicara dengan pikiran saya sendiri. Itulah salah satu alasan saya menyukai sepi, suara lantang dalam pikiran sering membuat saya tersadar, sering membuat saya merasa hidup dengan rasa ketidakhidupan ini. Dalam suara berisik dan ramai saya kebanyakan hidup dalam kehidupan orang-orang yang seragam. Saya melupakan bahwa dalam sepi ada banyak hal yang tak tersampaikan dalam ramai. Ada banyak hal yang diabaikan padahal dia selalu ada dan tumbuh dengan diam. Misalnya sebuah pohon yang tumbuh dan memayungi kursi-kursi yang kita duduki dengan nyaman. Mereka selalu mendengarkan banyak cerita den...
Pusat hidupnya adalah berkelana. Kelana mengarungi rasa.